Note:
CIBURIAL; MATA AIR, SEJARAH, DAN PERUMDA TIRTA KAHURIPAN
Buku yang ada di tangan Anda ini lahir dari sebuah pertanyaan sederhana: bagaimana sebuah mata air di kaki Gunung Salak bisa menopang kehidupan jutaan orang selama lebih dari satu abad? Jawaban atas pertanyaan itu, ternyata, bukan sekadar soal hidrologi. Ia adalah soal keputusan manusia, ketekunan insinyur, keberanian pemimpin, dan kecintaan komunitas terhadap sumber air yang mereka warisi.
Sejak pertama kali nama Tjiboerial muncul dalam laporan-laporan teknis kolonial Belanda pada 1916, mata air ini telah menjadi simpul dari banyak cerita penting: tentang modernisasi kota, tentang pergantian kekuasaan, tentang pembangunan negara yang baru merdeka, dan tentang lembaga daerah yang tumbuh dari embrio menjadi perusahaan berstandar nasional.
Buku ini disusun sebagai catatan sejarah sekaligus penghargaan—kepada para insinyur kolonial yang membangun fondasi, kepada para pengelola yang merawatnya melewati perang dan revolusi, dan kepada seluruh insan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor yang hari ini meneruskan warisan itu dengan tekad dan profesionalisme.
Penulisan buku ini didasarkan pada sumber-sumber sejarah yang dapat ditelusuri, laporan teknis, arsip koran kolonial, wawancara, dan dokumen resmi pemerintahan. Kami mendorong pembaca, peneliti, dan pemangku kepentingan untuk melengkapi dan memperbarui informasi ini seiring tersedianya sumber-sumber primer yang lebih lengkap.
Publisher
Penerbit Idemedia
Editor
Taufik Hassuna
Dimensi
20 X 20 cm
ISBN
-
Cover
Soft
Published
September 2026
Price
IDR 350.000