Peran dan Tantangan Apoteker Klinis Dalam Mendukung Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital
Penulis: Prof. apt. Hesty Utami Ramadaniati, M.Clin Pharm., Ph.D.
Reviewer: Prof. Dr. apt, Yusi Anggriani. M.Kes.
Sinopsis:
Peran tradisional apoteker khususnya di rumah sakit yang selama ini lebih banyak berfokus pada pengelolaan perbekalan farmasi telah meluas hingga mencakup kegiatan pelayanan farmasi klinis. Transisi ini telah meningkatkan kontribusi apoteker sebagai bagian dari tim layanan kesehatan dalam meminimalkan permasalahan terkait obat/drug related problem (DRP). Apoteker yang mengimplementasikan farmasi klinis melakukan serangkaian pelayanan kesehatan baik yang berimplikasi pada perubahan manajemen pengobatan secara langsung/tidak langsung, yang bertujuan menjamin hasil pengobatan yang optimal pada pasien. Pelayanan farmasi klinis yang mencakup berbagai aspek yang berhubungan dengan pengobatan, antara lain: pengkajian dan pelayanan resep; wawancara riwayat pengobatan; rekonsiliasi pengobatan; pemantauan terapi obat; pengembangan protokol pengobatan; monitoring efek samping obat/farmakovigilans; evaluasi penggunaan obat; penyediaan informasi obat dan edukasi untuk tenaga kesehatan lain; edukasi; konseling pada pasien dan pelayanan lain yang sejalan dengan asuhan kefarmasian; dan pharmacy home care (pelayanan kefarmasian di rumah.
Perkembangan digitalisasi di semua lini kehidupan juga menyentuh bidang pelayanan kesehatan yang berdampak pada profesi kesehatan yang dilengkapi dengan berbagai perangkat teknologi untuk memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien. Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan dapat bersifat disruptif, namun berbagai perangkat teknologi berpotensi untuk meningkatkan hasil kesehatan dengan meningkatkan keputusan pelayanan berdasarkan data, terapi digital, uji klinis, manajemen pelayanan mandiri, dan pelayanan yang berpusat pada orang/person-centred care, serta menciptakan lebih banyak pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi berbasis bukti bagi para profesional untuk mendukung perawatan kesehatan. Beberapa penelitian telah menunjukkan pengamatan penting mengenai mHealth dan telemedicine di berbagai populasi pasien. Berbagai studi telah menjustifikasi peran intervensi teknologi, termasuk pesan teks dan aplikasi telepon pintar, merupakan strategi efektif untuk mendorong gaya hidup sehat, meningkatkan kepatuhan pengobatan dan meningkatkan hasil pengobatan pada pasien dengan penyakit kronis.
Other Books From - New Release
Other Books By -
Back
LEKTIN DAN GLIKOBIOLOGI JARINGAN Dasar Molekuler, Histokimia, dan Aplikasi Biomedis
MAHIR BERKOMUNIKASI BAHASA INDONESIA
POLIFENOL DALAM FARMASI BAHAN ALAM DAN APLIKASI NUTRASETIKAL
MENGENAL DUNIA KECOMBRANG
INOVASI PERTUMBUHAN EKONOMI
Best Pratice MOLECULAR DOCKING & MOLECULAR DYNAMIC
Desain Rasional Penemuan Obat Baru: Pendekatan Molekular Doking dan Simulasi Molekular Dinamik, Analisis QSAR, Serta Green Chemistry
Pedoman Pencegahan Stunting Bagi Masyarakat Desa
PERAN BPJS KESEHATAN DALAM BELANJA OBAT STRATEGIS
PEDOMAN PENDIDIKAN INKLUSIF BAGI KELOMPOK DISABILITAS