KANKER OVARIUM Studi In Vitro dan In Vivo untuk Pengembangan Obat Kanker Ovarium
Salah satu penyakit kanker yang umum diderita oleh wanita yaitu kanker ovarium. Kanker ovarium merupakan kanker ginekologi yang menempati peringkat ketiga setelah kanker payudara dan serviks yang menyebabkan kematian di dunia. Kanker serviks uteri dan ovarium serta kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak ditemukan, yaitu 927 (20%) responden untuk kanker serviks uteri dan ovarium serta 746 (16%) responden kanker payudara. Diperkirakan terdapat sekitar 313.959 kasus baru penderita yang terdiagnosa kanker ovarium dan 207.252 kematian di dunia setiap tahunnya.
GLOBOCAN memprediksi bahwa pada tahun 2040, insiden kanker ovarium akan meningkat sebesar 36,6% dengan angka kejadian mencapai 428.966 kasus dan peningkatan jumlah kematian mendekati 305.848 kasus. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (LITBANGKES) melaporkan bahwa kanker ovarium menduduki peringkat tiga sebagai kanker paling banyak yang diderita oleh perempuan Indonesia setelah kanker payudara dan serviks dengan proporsi kasus kanker ovarium sebesar 7,84%. Kanker ovarium ganas dapat mengenai wanita di segala usia dengan variasi subtipe histologi yang berbeda tergantung
Other Books From - New Release
Other Books By - Prof. Dr. apt. Ni Made Dwi Sandhiutami, S. Si, M.Kes.
Back
LEKTIN DAN GLIKOBIOLOGI JARINGAN Dasar Molekuler, Histokimia, dan Aplikasi Biomedis
MAHIR BERKOMUNIKASI BAHASA INDONESIA
POLIFENOL DALAM FARMASI BAHAN ALAM DAN APLIKASI NUTRASETIKAL
MENGENAL DUNIA KECOMBRANG
INOVASI PERTUMBUHAN EKONOMI
Best Pratice MOLECULAR DOCKING & MOLECULAR DYNAMIC
Desain Rasional Penemuan Obat Baru: Pendekatan Molekular Doking dan Simulasi Molekular Dinamik, Analisis QSAR, Serta Green Chemistry
Peran dan Tantangan Apoteker Klinis Dalam Mendukung Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital
Pedoman Pencegahan Stunting Bagi Masyarakat Desa
PERAN BPJS KESEHATAN DALAM BELANJA OBAT STRATEGIS
Kemajuan Terkini Penggunaan Herbal sebagai Adjuvan dengan Kemoterapi: Studi Farmakodinamik Komprehensif dalam Pengobatan Kanker